PEMBERDAYAAN GURU DALAM MENYONGSONG KURIKULUM 2013

Tanggal : 17-08-2013 17:16, dibaca 140 kali.


PEMBERDAYAAN GURU DALAM MENYONGSONG KURIKULUM 20131

OLEH

Nuryaningsih, S.Pd.2

  1. PENDAHULUAN

Kurikulum 2013 merupakan perpaduan antara kurikulum-kurikulum yang pernah disusun sebelumnya di Indonesia. Ibarat baju kurikulum 2013 adalah baju yang sudah utuh dan siap dipakai, sedangkan kurikulum-kurikulum sebelumnya ibarat bagian-bagian baju itu sendiri seperti lengan, badan, kerah dan asesoris lainnnya. Penerapan kurikulum 2013 diharapkan dapat mewujudkan terbentuknya generasi yang madani, siap tantangan jaman, cerdas, cekatan, terampil, mandiri dan berkarakter.

Untuk mewujudkan harapan yang ingin dicapai dengan penerapan kurikulum 2013 tersebut diperlukan para Pendidik, Pembimbing dan Pengajar yang handal baik itu Guru di sekolah dasar dan menengah maupun Dosen di Perguruan Tinggi. Dosen yang handal sangat diperlukan dan memegang peran penting karena mempersiapkan calon-calon Guru handal. Guru-guru yang handal sangat dibutuhkan karena kurikulum 2013 memang diperuntukkan bagi Sekolah Dasar dan Menengah yang diampu oleh para Guru. Dengan kata lain, kunci kesuksesan Kurikulum 2013 terletak di tangan para Guru. Oleh karena itu semaksimal mungkin Guru-guru di Negeri ini harus mempersiapkan diri, meskipun penerapan awal tahun pelajaran ini belum semua sekolah wajib melaksanakannya. Hanya beberapa sekolah terakreditasi A tiap Kabupaten atau Kotamadya saja yang ditunjuk untuk mengawali pelakasanaan kurikulum 2013 ini. Hal tersebut dengan pertimbangan sekolah-sekolah yang ditunjuk adalah sekolah yang sudah siap dengan SDM cepat tanggap.

Bagi sekolah-sekolah yang belum ditunjuk tidak berarti tidak akan melaksanakan kurikulum 2013. Namun pada akhirnya juga akan diwajibkan melaksanakannya setelah SDM yang ada di sekolah-sekolah tersebut diberdayakan dengan peningkatan profesionalismenya untuk mengejar ketinggalannya. Hal tersebut dikarenakan pendidikan di seluruh Indonesia harus merata, tidak hanya sekolah-sekolah tertentu saja. Dengan demikian para Guru harus mempersiapkan diri menyambut setiap pemberdayaan yang dilakukan oleh sekolah masing-masing maupun Dinas Pendidikan setempat. Mampukah setiap sekolah menjalankan pemberdayaan guru ini secara merata?

 

 

SELENGKAPNYA BACA PADA PROSIDING SEMINAR NASIONAL MANAJEMEN PENDIDIKAN

PEMBERDAYAAN GURU DALAM MENYONGSONG KURIKULUM 2013

MM PENDIDIKAN PASCASARJANA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA JUNI 2013 ISBN 978-602-17617-3-1

Pengirim : NURYANINGSIH, S.Pd

You May Also Like